Bukit Barisan

Sejarah Peradaban seperti Sejarah Alam yang Berulang

Sunnatullah..Arabian Shield

Posted by Bukit Barisan pada Desember 19, 2010

BAB 654 H: Catatan Sejarah kota Madinah: Selasa, malam Rabu, 3 Jumadil Akhir 654 Hijriyah. Enam abad lebih sesudah Nabi Muhammad Shallallaahu alaihi wa sallam wafat. Dini hari sudah menjelang habis, tapi subuh masih agak jauh, ketika warga kota Madinah dibangunkan dari tidurnya karena ada suara menggelegar, yang disusul terjadinya gempa besar mengguncangkan tanah, dinding, atap, kayu, dan pintu. Kejadian itu berlangsung selama 3 hari berturut-turut sampai hari Jumat tanggal 5 bulan tersebut.

Kemudian muncul api raksasa di Harrah dekat Quraizah, di pinggiran Madinah. Orang-orang yang tinggal di pusat kota bisa melihat api yang mengamuk itu dari rumahnya, seakan ada di samping mereka, karena begitu dekatnya. Lidah apinya lebih besar dari tiga buah menara. Api itu kemudian dilaporkan mengalir ke wadi (oase) Syahza seperti air yang mengalir di sungai, dan akhirnya api itu menghentikan aliran air di wadi Syahza sehingga tidak mengalir lagi.

Sesudah api menyebar tiba-tiba gunung-gunung batu di sekitar Madinah berubah menjadi lautan api, sehingga menutup Herat yang merupakan jalur haji dari arah Iraq. Api itu terus merambat sampai ke Herat dan berhenti, lalu api itu kembali menjalar ke arah timur. Dari tengah-tengah api muncul bukit-bukit api yang melahap batu-batu.

Seorang ‘alim Madinah pada masa itu, Abu Syamah, atau nama lengkapnya Imam al-‘Allamah al-Hafizh Syihab ad-Din Abu Syamah al-Maqdisi menulis sebuah catatan yang dua abad kemudian dikutip oleh Ibnu Katsir dalam kitabnya Al-Bidayah wan-Nihayah:

“..dari api itu muncul oase api seluas 12 mil, panjang 4 mil, dan  dalamnya 1,5 kaki. Api itu menjalar di muka bumi dan memunculkan  bukit-bukit kecil, dan merambat di permukaan tanah sehingga batu-batu  meleleh hingga sebulan lamanya..” (Tanda2 Hari Kiamat oleh DR. Abdullah Sulaiman Al Ghufaily)

Harrah/Batuan Hitam/Lava Basaltic hasil letusan Leleran(Erupsi Efusif) bukan Ekplosif/Ledakan

Demi melihat batu-batu hitam inilah Bangsa Yahudi pindah ke Madinah untuk menanti sang Nabi terakhir yang akan diutus untuk memerangi orang musyrik. Dan juga bahwa Yahudi berimigrasi ke Madinah pada abad pertama dan kedua masehi terutama setelah Kaisar Romawi yaitu Titus menghancurkan Kerajaan Israel pada th 70 M. Mereka berharap sang Nabi dari bangsa Yahudi yang akan dilahirkan di tengah2 mereka di daerah berbatu hitam sesuai isi penjelasan Taurat mereka, namun sayang sang Nabi berasal dari saudara mereka lain Ibu yaitu Arab dari keturunan Ismail bin Ibrahim alaihissalam. Sehingga menyebabkan kedengkian yang sangat pada diri-diri mereka.

Dan setelah datang kepada mereka Al Qur’an dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi) untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar kepadanya. Maka laknat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu

Alangkah buruknya (perbuatan) mereka yang menjual dirinya sendiri dengan kekafiran kepada apa yang telah diturunkan Allah, karena dengki bahwa Allah menurunkan karunia-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya. Karena itu mereka mendapat murka sesudah (mendapat) kemurkaan. Dan untuk orang-orang kafir siksaan yang menghinakan.(QS. Al Baqarah 89-90)

Rekahan di Laut Merah yang menyebabkan terbentuknya batuan hitam basalt di Madinah n sekitarnya

Contoh Rekahan di Afrika Timur (Calon Laut Merah baru)



Kota Madinah dan sekitarnya berdiri di atas Arabian Shield tua yang sudah berumur 700-an juta tahun. Kawasan itu berupa endapan lava “alkali basaltik” (theolitic basalt) seluas 180.000 km persegi yang berusia muda (muncul 10 juta tahun silam dengan puncak intensitas 2 juta tahun silam). Lava yang bersifat basa itu muncul ke permukaan bumi dari kedalaman 40-an kilo meter melalui zona rekahan sepanjang 600 kilo meter yang dikenal sebagai “Makkah-Madinah-Nufud volcanic line(Keselurusan Rekahan, biasanya dgn panjang 1km-1000km)”

Mineral Hijau Olivin yang terdapat di bebatuan hitam sekitar Madinah



Lava Basalt yang bersifat basa yang pernah hampir masuk ke Kota Madinah kemudian tiba-tiba berbelok jalurnya ke Timur kota Madinah

Shahabat beliau Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu meriwayatkan, bahwa Rasulullah Shalllallahu Alaihi Wassalam bersabda ttg salah satu ciri kiamat,

“Kiamat tidak akan terjadi sampai keluar api dari tanah Hijaz, menerangi punuk-punuk unta di Bushrah.” (1)(Hadits riwayat Bukhari dan Muslim)

Selama 4.500 tahun terakhir Harrah Rahat telah meletus besar sebanyak 13 kali dengan periode antar letusan rata-rata 346 tahun sekali. Letusan besar terakhir terjadi pada 26 Juni 1256 M, yang memuntahkan 500 juta meter kubik lava lewat 6 kerucut kecilnya selama 52 hari kemudian. Lava ini mengalir hingga 23 km ke utara dan hampir menenggelamkan kota suci Madinah yang letaknya memang lebih rendah, jika saja tidak ada mukjizat yang membuat aliran lava berhenti ketika jaraknya tinggal 4 km saja dari Masjid Nabawi.

Lempeng Arab..dan pemekaran samudra di Laut Merah dan Teluk Aden/Laut Arab



“Api yang akan keluar dari dataran terendah kota Aden yang akan menggiring manusia” (HR. Muslim dalam Al Fitan Wa Asyratus Sa’ah 2901, At Tirmidzi dalam Al Fitan 2183, Adu Dawud dalam Al Malahiim 4311)

“Api akan keluar dari Hadhramaut, atau laut Hadhramaut,” (HR. Ahmad Al Musnad (7/133) no. 5146 dgn tahqiq Syaikh Ahmad Syakir: Shahih dan juga di shahihkan Syaikh Albani dalam Shahihul Jami’)

Apakah Harrah2 di Semenanjung Arab ini yang tercantum dalam Sirah para ulama salaf tentang api yang mendekati kota Madinah?? dan apakah juga nanti api yang mengumpulkan manusia ke arah Syam/Syria yang muncul dari Yaman juga karena aktivitas yang sangat besar dari lava ini yang terus keluar  seperti leleran (efusif)… wallahu a’lam

Rentetan Kejadian yang terekam Sejarah :
1256 M : Lava Madinah
1257 M : Banjir bandang di Bashrah, Iraq, akibat meluapnya Sungai Dajlah/Tigris n Eufrat
1258 M : Jatuhnya Baghdad dan runtuhnya Kekhalifahan Abbasiyah dihancurkan Mongol (Hulaghu Khan)

Nota :

1) Kota Bushra di Syam dekat Harran bukan Bashrah di Iraq

sumber:

http://www.saudiaramcoworld.com/issue/200602/volcanic.arabia.htm

http://www.saudicaves.com/lava/introobl.htm

http://www.springerlink.com/content/w5r104r036175j26/

http://en.wikipedia.org/wiki/Bowen%27s_reaction_series

http://teknologi.vivanews.com/news/read/193483-bagaimana-benua-afrika-terbelah

Hari Kiamat sudah Dekat oleh Yusuf Abdullah Al Wabil

Tanda-Tanda Hari Kiamat oleh DR. Abdullah Sulaiman Al Ghufaily

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: